bimbel kedokteran terbaik

Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro

Halo warga Semarang atau kalian yang ingin menimba ilmu di kota Semarang, selamat datang di salah satu jurusan terkemuka sekaligus di universitas terkemuka di kota ini. Apalagi kalau bukan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Seperti apa ya program yang ditawarkan di jurusan paling bergengsi se Indonesia raya?

 Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro: Visi dan Misi

Fakultas kedokteran universitas Diponegoro
Sumber Freepik

Tak kenal maka tak sayang. Ayo kita kenalan dulu sama kampus ini ya! Jadi, di tahun 2024 nanti, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro akan menjadi pusat pendidikan berbasis riset yang unggul di bidang kedokteran dan kesehatan. Hal ini didukung dengan misi dari jurusan yang satu ini.

Misi:

a. Menyelenggarakan program pendidikan kedokteran dan kesehatan yang bermutu serta unggul dan kompetitif di tingkat nasional maupun atau internasional.

b. Melakukan penelitian yang menghasilkan publikasi, Hak Kekayaan Intelektual, buku, kebijakan, dan teknologi kedokteran dan kesehatan yang berhasil guna serta berdaya guna dengan mengedepankan keunggulan spesifik utamanya di tingkat nasional dan atau internasional.

c. Mengadakan pengabdian kepada masyarakat yang dapat menghasilkan publikasi, hak kekayaan intelektual, buku, kebijakan, dan teknologi kedokteran dan kesehatan yang berhasil guna dan berdaya guna dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui mengedepankan budaya dan sumber daya lokal.

d. Menyelenggarakan tata kelola pendidikan tinggi yang efisien, akuntabel, transparan, dan berkeadilan.

Sementara itu, tujuan yang ingin dicapai oleh fakultas yang satu ini antara lain:

a. Menghasilkan lulusan dokter dan tenaga kesehatan yang unggul dan memiliki kemampuan, komunikatif, profesional, berjiwa leadership, entrepreneurship, berpikir kritis dan dapat menjadi agen perubahan.

b. Mewujudkan lulusan dokter dan tenaga kesehatan yang dapat bersaing di dunia kerja di tingkat nasional dan atau internasional.

c. Mengembangkan, menerapkan dan menghasilkan penelitian kedokteran serta kesehatan yang inovatif, dan memberikan solusi permasalahan kesehatan masyarakat. Selain itu juga mewujudkan industri kedokteran dan kesehatan yang berkontribusi untuk kepentingan nasional berbasis karakteristik Undip, serta publikasi ilmiah bertaraf internasional.

d. Mempraktikkan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang kedokteran dan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan kemajuan bangsa. Juga menumbuh-kembangkan jiwa dan penerapan kewirausahaan (entrepreneurship) di bidang kedokteran dan kesehatan dengan didukung Sistem Informasi yang terpadu.

e. Mengembangkan profesionalisme, kapabilitas, dan akuntabilitas tata kelola fakultas yang baik, dan meningkatkan kemandirian penyelenggaraan fakultas serta menjadi teladan bagi fakultas kedokteran lain.

Demi mewujudkan apa yang dicita-citakan oleh universitas ini, maka ada beberapa sasaran yang perlu dicapai, seperti:

Baca juga :  6 Prospek Kerja Setelah Lulus dari Jurusan Kedokteran

a. Meningkatkan kualitas pendidikan tinggi kedokteran dan kesehatan yang unggul, terintegrasi dan berkelanjutan.

b. Menaikkan Reputasi Nasional dan Internasional di bidang kemahasiswaan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan publikasi di bidang kedokteran dan kesehatan yang berkelanjutan.

c. Meningkatnya Kualitas Penelitian dan Publikasi di bidang kedokteran dan kesehatan di jurnal internasional bereputasi.

d. Naiknya Penerapan Hasil Riset di Bidang Kedokteran dan Kesehatan termasuk Kualitas Pengabdian kepada Masyarakat berbasis IPTEK.

e. Meningkatnya Kontribusi Unit Bisnis Fakultas Kedokteran.

f. Naiknya Penggunaan dan Keterpaduan Sistem Informasi yang berkelanjutan;

g. Bertambahnya Kualitas Sumberdaya Manusia yang kompeten dan professional.

h. Naiknya kerjasama dengan berbagai pihak secara berkelanjutan baik lokal maupun global.

i. Meningkatnya kapasitas organisasi dan tata kelola di bidang administrasi dan keuangan yang efisien, akuntabel, transparan, berkeadilan , terintegrasi antar bidang dan berkelanjutan.

Sejarah Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro

Fakultas kedokteran universitas Diponegoro
Sumber Freepik

Sudah kenal kan sekarang? Biar makin kenal lagi, kita perlu sedikit mengetahui sejarah dari kampus ini ya!  Jadi, FK Undip merupakan salah satu fakultas kedokteran terdepan di Indonesia. Bisa dikatakan juga jika kampus ini cukup tua karena Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro didirikan pada 1 Oktober 1961.  Pada tahun 2022 merayakan 60 tahun keemasannya dalam memberikan tri dharma perguruan tinggi di Indonesia. Terkenal karena afiliasinya dengan Rumah Sakit Dr. Kariadi yang menyediakan pendidikan bagi mahasiswa kedokteran, intern/koas, dan residen spesialis. Mengacu pada the THES-QS Top World University Rankings in 2007, untuk kategori Life Science dan Biomedicine, fakultas ini berada pada urutan 410 .

Kalau kalian ingin mampir, pergi saja ke jalan Prof Sudarto SH Tembalang, Semarang. Kampus FK UNDIP terintegrasi dengan Rumah Sakit Dr. Kariadi dan Rumah Sakit Nasional Diponegoro.

Dulu pada zaman pendudukan Jepang telah dirintis pendidikan untuk memenuhi kebutuhan dokter pada waktu itu. Mirip dengan sejarah UGM, sekolah ini kemudian lenyap begitu saja pada waktu pemerintahan Jepang bubar. Akhirnya pada tahun 1955, Yayasan Djojo-bojo (yang anggotanya antara lain dr. Boentaran dan dr. Atmadi Wreksoatmodjo) bercita-cita mendirikan Fakultas Kedokteran. Sayangnya usaha mereka belum berhasil karena kurang koordinasi antara Kepala Inspeksi Kesehatan dengan pimpinan Rumah Sakit dan Kepala Kesehatan Kota akibat suasana kepartaian politik dan golongan pada waktu itu. Padahal waktu itu di kota Semarang telah ada sebuah Rumah Sakit Umum Pusat Semarang dan itu cukup representatif menjadi satu rumah sakit pendidikan bagi sebuah Fakultas Kedokteran.

Baca juga :  Biaya Kuliah Kedokteran UI (Universitas Indonesia)

Lalu di tahun 1958, dr. Heyder bin Heyder dan dr. Soerarjo Darsono menghadap Presiden Universitas Diponegoro (waktu itu Soedarto, SH) dan mengungkapkan gagasan untuk mendirikan Fakultas Kedokteran karena mahasiswa kedokteran Universitas Gadjah Mada banyak yang menjalani kepaniteraan di Semarang.

Begitulah singkatnya. Sampai saat ini kerjasama yang terjalin dengan FK Undip sangat banyak. Kalian bisa melihatnya pada list ini ya!

Kerjasama

1. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Jateng

2. Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) Cabang Semarang

3. Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Indonesia (PAMKI) Cabang Semarang

4. PT. Prodia Widyahusada

5. PT. Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul dan Poitiers University

6. BIOFARMA -Sampel Saliva Gargel untuk Mendeteksi Covid 19

7. INA RESPOND – PROACTIVE

8. INA RESPOND – TB

9. INA RESPOND – PER PePPes

10. Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional

11. CISDI – Pengembangan Covid 19 Likelihood Meter 2.0HP

12. PAUD Permata Undip

13. IZI

14. FIT Radio

15. Puskesmas Gunung Pati

Dan masih banyak lagi. Namun masih ada kegiatan kerja sama luar negeri yang merupakan upaya menjalankan misi dan tujuan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dalam menyelenggarakan program pendidikan kedokteran dan kesehatan yang bermutu dan unggul serta kompetitif di tingkat nasional dan atau internasional serta menghasilkan lulusan dokter dan tenaga kesehatan sehingga dapat bersaing di dunia kerja di tingkat nasional dan atau internasional.

Fakultas ini menjalin kerja sama dengan universitas di luar negeri di beberapa benua, meliputi: Asia, Australia, Eropa, dan Amerika. Kerjasama tersebut merupakan kerja sama dalam bidang pendidikan dan penelitian.

Kerjasama dengan Memorandum of Understanding (MoU) dan Plan of Operation (POO) yang masih aktif antara lain:

1. M.I.N.D.S Institute, UC Davis, California, United States

2. Maastricht University, The Netherlands

3. Erasmus Medical Center, Rotterdam, The Netherlands

4. Radboud University Nijmegen Medical Centre, Nijmegen, The Netherlands

5. Kagoshima University, Japan

6. Hokkaido University, Japan

7. Universiti Kebangsaan Malaysia, Malaysia

8. School of Medicine, Kobe University, Japan

9. Shinshu University, Japan

10. University of Poitiers, Perancis

11. Faculty of Medicine, Tottori University, Japan

12. Hanze University of Applied Sciences Groningen, The Netherlands

13. Hiroshima University, Japan

14. Kanazawa University, Japan

15. University of Taipei, Taiwan

16. University Sains, Malaysia

17. St. Paul University, The Phillipines

18. La Trobe University, Australia

Baca juga :  Mengenal Pendidikan dan Jalur Karier Dokter Spesialis

Syarat Pendaftaran FK UNDIP TA 2022/2023 Jalur SBMPTN

Setelah mengetahui sejarah serta berbagai macam bentuk kerjasama yang ada, sudahkah kalian semakin tertarik masuk ke FK Undip? Simak syarat masuknya yuk!

a. Memiliki Akun LTMPT yang sudah permanen.

b. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

c. Bagi Siswa SMA/MA/SMK/sederajat harus memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 atau peserta didik Paket C tahun 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli).

d. Surat Keterangan Siswa Kelas 12 disertai dengan foto terbaru (berwarna), stempel/cap sekolah, dan tanda tangan Kepala Sekolah.

d. Siswa lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun  atau lulusan Paket C harus memiliki ijazah dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli ). Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.

e. Tidak lulus jalur SNMPTN pada tahun 2020, 2021, dan 2022.

f. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.

g. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio.

h. Bagi peserta tuna netra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra.

i. Membayar biaya UTBK melalui Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI.

Syarat Pendaftaran FK UNDIP TA 2022/2023 Jalur Mandiri

a. Siswa lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat, lulus ujian persamaan, atau yang setara lainnya (Paket C) tahun 2020, 2021, dan 2022.

b..Memenuhi persyaratan kesehatan fisik dan tidak buta warna yang ditetapkan oleh program studi.

c. Usia maksimal 22 tahun.

d. Peserta mengisi data portofolio (Raport Smt 1-5 dan atau Prestasi lain) melalui website pendaftaran,

e. Peserta wajib melakukan upload Surat Pernyataan setelah ditandatangani oleh peserta dan orang tua (dalam format .pdf) dan diwajibkan Cetak kartu peserta pada website pendaftaran online.

f. Setelah selesai melakukan cetak kartu peserta dan mengikut ujian sesuai jadwal pada kartu peserta.

g. Persyaratan untuk verifikasi: kartu ujian, kartu identitas, fotokopi ijazah atau surat keterangan lulus. Verifikasi pendaftaran dilakukan di ruang ujian setelah peserta duduk sesuai nomor peserta.

h. Membayar biaya pendaftaran untuk 2 pilihan program studi Saintek (IPA) dan Soshum (IPS) Rp350.000, serta Campuran sebesar Rp400.000.

Gimana? Bagus banget kan kampusnya ? Bahkan kalian juga tidak perlu khawatir soal karir. Biar nyicil ayem, perlu nih kayaknya ikutan les privat. Tinggal browse aja les privat terbaik di sekitar lokasi kalian.

Fakultas kedokteran universitas Diponegoro

Referensi:

1. fk.undip.ac.id

2. harga.web.id

Tim Bimbel Kedokteran.com ada disini untuk membantu Anda. Konsultasikan kebutuhan Les SBMPTN Kedokteran kepada tim kami.