bimbel kedokteran terbaik

Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Siapa nih yang ga kepingin masuk Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada? Selain berasa Sultan kalian juga bisa berasa Enstein lho. Kok bisa gitu ya?

Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada: Sejarah

Fakultas kedokteran universitas gadjah Mada
Sumber Freepik

Pada jaman dahulu kala Kedokteran Universitas Gadjah Mada berdiri sejak jaman penjajahan Belanda. Kenangan yang muncul adalah kala itu Indonesia dalam proses mencapai kemerdekaannya. Sebagai fakultas tertua di Indonesia, berdirinya Fakultas Kedokteran UGM bukan tanpa proses yang sebentar namun melalui proses yang sangat panjang. Memang sih dulu di jaman penjajahan Belanda ada dua sekolah kedokteran yaitu Geneeskundige Hoge School (GHS) di Jakarta dan Netherlands Indische Arsten School (NIAS) di Surabaya. Kemudian pada masa pendudukan Jepang (1943-1945) ada cukup banyak perubahan sisa jaman Belanda.

Contohnya GHS berubah nama menjadi Djakarta Ika Daigaku, sedangkan NIAS ditutup dan kebanyakan mahasiswanya pindah ke Djakarta Ika Daigaku. Sesaat setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, Djakarta Ika Daigaku kemudian diambil alih oleh pemerintah Republik Indonesia. Dari situ kemudian berubah nama menjadi Perguruan Tinggi Kedokteran di Jakarta. Keberadaan kampus itu di bawah Kementrian Kesehatan. Namun akibat situasi keamanan di Jakarta yang genting karena terjadi perlawanan di mana-mana, maka Kementrian akhirnya memutuskan untuk memindahkan Perguruan Tinggi Kedokteran Jakarta ke daerah pedalaman Jawa Tengah dan terpilihlah Yogyakarta. Saat itu Yogyakarta tidak memiliki fasilitas yang cukup untuk pendirian Perguruan Tinggi Kedokteran. Solusinya adalah pendirian dipindahkan ke Klaten, yang merupakan kota kecil antara Yogyakarta dan Surakarta. Barulah kemudian  sejarah pendirian Fakultas Kedokteran dimulai pada 5 Maret 1946.

Sebenarnya sebelum PTK Yogyakarta ada di Yogyakarta, kota ini sudah memiliki Sekolah Tinggi Teknik dan Sekolah Hukum milik Yayasan Perguruan Tinggi Gadjah Mada. Kemudian muncul gagasan di antara para kementrian untuk menggabungkan Perguruan- perguruan tinggi dan sekolah-sekolah tinggi menjadi satu Universitas dibawah Kementrian Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan. Akhirnya ide tersebut terlaksana dengan dibukanya Universitas Negeri Gadjah Mada (UNGM) oleh Kementrian Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan pada tanggal 19 Desember 1949 (sekarang ditetapkan sebagai hari jadi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta).

Berkat bantuan wakil presiden RI (Drs. Moh. Hatta), Menteri Pengajaran dan Kebudayaan (Ki Mangoen Sarkoro), Menteri Kesehatan (Dr. Soerono dan Prof. Soetopo); Menteri Keuangan (Lukman Hakim); Menteri Perhubungan dan Pekerjaan Umum (Ir. Laoh dan Ir. Sitompul) dan Menteri Kemakmuran dan Pertanian (I.J. Kamiso dan Sadjarwo, SH) serta sekretaris jenderal (Mr. Hadi, Ir. Putuhena dan Ir. Goenoeng), PTK Yogyakarta akhirnya diresmikan pada tanggal 1 November 1949 sebagai PTK RI terlengkap pertama kali. Upacara pembukaan tersebut dihadiri oleh Presiden RI Ir. Soekarno.

Baca juga :  Fakultas Kedokteran Negeri Terbaik di Indonesia

Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada: Profil

Fakultas kedokteran universitas gadjah Mada
Sumber Freepik

Kedokteran Universitas Gadjah Mada beralamatkan di Jl. Farmako, Sekip Utara Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281.  Visinya adalah menjadi fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan berstandar internasional yang inovatif dan unggul. Selain itu senantiasa mengabdi pada kepentingan bangsa dan kemanusiaan dijiwai nilai-nilai budaya bangsa berdasarkan Pancasila. Misinya adalah meningkatkan status kesehatan masyarakat melalui pendidikan, penelitian, pengabdian, dan pelayanan yang unggul, berlandaskan kearifan lokal, etika, profesionalisme dan keilmuan berbasis bukti yang terintegrasi dalam Academic Health System.

Lalu berapa biaya yang ditawarkan oleh kedokteran Universitas Gadjah Mada? Biaya ditentukan berdasarkan UKT yakin golongan I sebesar Rp. 500.000, golongan II Rp. 1.000.000, golongan III Rp. 7.250.000, golongan IV Rp. 10.857.000, golongan V Rp. 13.300.000, dan yang terakhir golongan VI sebesar Rp. 20.000.000.

Jika kalian tengok kembali sejarahnya, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada merupakan Fakultas Kedokteran tertua. Ia berdiri pada tanggal 5 Maret 1946. Di usia 76 tahun pada tahun 2022 ini, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada memiliki visi dan misi yang tidak bisa dipisahkan dengan Visi dan Misi Universitas Gadjah Mada. Visinya adalah menjadi Fakultas Kedokteran berkelas dunia, inovatif dan unggul mengabdi kepada kepentingan bangsa dan kemanusiaan dijiwai nilai-nilai budaya bangsa berdasarkan Pancasila.

FK UGM memiliki yata kelola fakultas yang baik, transparan dan akuntabel merupakan hal yang sangat penting saat ini. Karena itu rencana strategis dan rencana operasional fakultas ditetapkan untuk mewujudkan visi dan misi tersebut. Ini merupakan panduan agar fokus pada tujuan dan dapat mengembangkan program prioritas yang komprehensif, terpadu, efektif dan efisien. Kalian jika tertarik masuk ke sini maka sinergis yang ditempuh antara lain melalui akselerasi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada sebagai institusi pembelajaran berbasis riset, yang memiliki reputasi internasional di bidang pendidikan, riset dasar, klinik maupun translasional dan pengabdian masyarakat yang berkesinambungan.

Mahasiswa yang terdaftar di tingkat Pascasarjana menjadikan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada sebagai fakultas pengelola program pascasarjana terkemuka di Indonesia ada sejumlah lebih dari 6000 oran.g mahasiswa sarjana dan pascasarjana Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada fokus pada kegiatan akademik. Dengan demikian diharapkan kedepannya dapat menjadi profesional dan ilmuwan yang mumpuni untuk memberikan perkembangan yang terbaik bagi bangsa dan Negara Republik Indonesia.

Segala aspek sivitas akademika Fakultas Kedokteran telah mencapai prestasi besar dalam penelitian kesehatan dan terus meningkatkan upaya untuk melakukan publikasi ilmiah baik nasional maupun internasional. Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada bertekad untuk mengembangkan strategi yang lebih baik agar “fakultas akademik-penelitian” ini dapat membuat lompatan yang lebih tinggi lagi di masa yang akan datang melalui kerjasama dengan berbagai mitra. Fakultas ini juga memiliki tekad yang kuat untuk menjadi institusi yang diakui secara global tetapi tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal dan nasional (local wisdom).

Baca juga :  Berikut Nilai Minimum untuk Masuk Fakultas Kedokteran di 7 Perguruan Tinggi Top

Usaha itu dicari dengan menciptakan keseimbangan yang dinamis antara atmosfer akademik dan kehidupan kampus. Jika dijabarkan, maka:

Visi

a. Menjadi Fakultas Kedokteran berstandar internasional yang inovatif dan unggul.

b. Senantiasa mengabdi pada kepentingan bangsa dan kemanusiaan dijiwai nilai-nilai budaya bangsa berdasarkan Pancasila.

Misi

Meningkatkan status kesehatan masyarakat melalui kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian, dan pelayanan yang unggul, berlandaskan kearifan lokal, etika, profesionalisme dan keilmuan berbasis bukti.

Jurusan/program studi

Untuk kalian yang bingung, simak beberapa informasi di bawah ini:

Sarjana

1. Pendidikan Dokter

2. Ilmu Keperawatan

3. Gizi Kesehatan

Pasca Sarjana

Dokter Spesialis

1. Anestesi dan reanimasi

2. Ilmu Bedah

3. Bedah Anak

4. Bedah Syaraf

5. Ilmu Kedokteran Forensik dan Mediko Legal

6. Ilmu Kedokteran Jiwa

7. Ilmu Kesehatan Anak

8. Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

9. Ilmu Kesehatan THT-KL

10. Ilmu Kesehatan Penyakit Mata

11. Ilmu Penyakit Dalam

12. Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

13. Ilmu Penyakit Saraf/Nerologi

14. Mikrobiologi Klinik

15. Orthopaedi dan Traumatologi

16. Obstetri dan Ginekologi

17. Patologi Anatomi

18. Patologi Klinik

19. Radiologi

20. Urologi

Master

1. Ilmu Kedokteran Dasar

2. Ilmu Kedokteran Klinik

3. Ilmu Kedokteran Tropis

4. Ilmu Kesehatan Masyarakat

5. Ilmu Pendidikan Kedokteran

6. Keperawatan

Doktor

Ilmu Kedokteran dan Kesehatan

Tertarik masuk FK UGM? Langsung saja datang ke Jl. Farmako Sekip Utara, Yogyakarta 55281

Telpon : +62 274 560 300

Faks : +62 274 548 846

Website : http://fk.ugm.ac.id

Email : [email protected]

Program

FK UGM memiliki satu program unggulan yakni pengabdian kepada masyarakat. Ini merupakan salah satu komponen Tri Dharma Perguruan Tinggi dan semestinya merupakan hilirisasi dari pendidikan dan penelitian. Pengabdian masyarakat merupakan kegiatan terencana dari civitas FK-KMK dalam membangun peradaban masyarakat secara berkesinambungan. Berbasis kepakaran individu atau kelompok, kegiatan ini bertujuan menuju masyarakat yang mandiri dan sejahtera. Kegiatan pengabdian ini memegang prinsip antara lain berbasis bukti, kolaboratif, sustainable, equality & equity, serta ethical consideration and local wisdom.

Baca juga :  5 Gaji Seorang Dokter di Indonesia

Keunggulan Program Studi 

Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM mempopulerkan karakter organisasi pembelajar (learning organization) agar dapat beradaptasi dengan lingkungan yang dinamis. Dengan demikian akan tetap relevan, resilien dan terdepan. Menerapkan keilmuan berbasis bukti dalam pengambilan keputusan ilmiah dan manajerial. Selain itu juga mengedepankan prinsip etika dan profesionalisme sivitas akademika dan hospitalia yang dilandasi jiwa kepemimpinan dan semangan kolaborasi multiprofesi.

FK-KMK terdiri dari 3 (tiga) program yang sudah tertulis sebelumnya yaitu Sarjana, 6 (enam) program Pascasarjana, 1 (satu) program Doktoral, 20 program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan 4 (empat) program Subspesialis. Semua program studi terakreditasi A LAMPT-Kes, bahkan diantaranya diakui secara internasional melalui lembaga sertifikasi ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA).

Prospek Karir

Tidak perlu khawatir. Lulusan program studi dilingkungan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM baik jenjang sarjana dan profesi, pascasarjana, doktoral, maupun spesialis dapat bekerja sebagai tenaga kesehatan (dokter umum, dokter spesialis, perawat, ahli gizi) di rumah sakit maupun puskesmas. Mereka juga dapat berkarir sebagai konsultan, pendidik, entrepreneur, peneliti, pemangku kebijakan, pemerintahan/birokrat, lembaga-lembaga lain yang bergerak di bidang kedokteran dan kesehatan baik dilevel nasional maupun internasional.

Fasilitas

1. SSC & Student Corner

2. Ruang Kuliah yang menunjang kegiatan belajar mengajar. Fakultas Kedokteran UGM menyediakan sejumlah ruang kuliah yang representatif, serta tempat duduk yang nyaman. Setiap ruang kuliah dilengkapi dengan pendingin udara(AC), Over Head Projector(OHP), LCD Viewer, Wide Board, Rolling Wide Screen, Komputer Desktop, Laptop dan LCD Monitor yang tersambung dengan internet.

3. Laboratorium yang terdapat di masing – masing Departemen.

4. Perpustakaan yang memiliki koleksi buku, jurnal, maupun majalah yang disajikan dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Unit Perpustakaan juga mengkoordinir pengumpulan karya tulis mahasiswa seperti skripsi, tesis, dan juga disertasi dalam bentuk soft file, sehingga akan memudahkan pembaca untuk mengakses data yang dibutuhkan. Perpustakaan ini juga mengembangkan sistem informasi berbasis teknologi yang kedepannya akan diintegrasikan dengan sistem online.

Grade
Menurut hasil QS untuk Graduate Employability 2019, UGM berada pada peringkat 301-500 universitas terbaik dunia. Sementera itu, kampus ini juga masuk dalam pemeringkatan universitas terbaik versi The Times Higher Education (THE) 2020 dalam peringkat 1001+ dunia.

Gimana? Bagus banget kan kampusnya? Bahkan kalian juga tidak perlu khawatir soal karir. Biar nyicil ayem, perlu nih kayaknya ikutan les privat. Tinggal browse aja les privat terbaik di sekitar lokasi kalian.

Referensi:

ugm.ac.id

fkkmk.ugm.ac.id

Fakultas kedokteran universitas gadjah Mada

Tim Bimbel Kedokteran.com ada disini untuk membantu Anda. Konsultasikan kebutuhan Les SBMPTN Kedokteran kepada tim kami.