Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin

Hai sahabat Latis! Siapa nih yang pingin mengenyam ilmu kedokteran di Makassar? Ternyata ada jurusan kedokteran yang oke punya lho disini. Apalagi juga jebolan universitas negeri. Apa namanya? Yuhu, welcome to Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Seperti apa ya kampusnya?

Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin

Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin
Sumber Freepik

Menurut informasi yang Mimin dapatkan dari website milik Universitas Hasanuddin (akademik.unhas.ac.id), sejarah berdirinya universitas ini adalah pada tanggal 28 Januari 1956.  Inikah awal tonggak sejarah dunia kedokteran di Makassar. Bukti otentiknya adalah dengan diresmikannya sebuah lembaga Pendidikan Dokter dengan nama “Fakultas Kedokteran Makassar”.  Kala itu dihadiri dan diresmikan oleh Ir. R. Soewandi yang menjabat sebagi menteri P dan K pada saaat itu. 

Itu sejarah FK nya. Nah kalau universitasnya sendiri sih  diresmikan secara no kaleng-kaleng lho. Peresminya adalah Wakil Presiden Drs. Moh. Hatta pada tanggal 10 September 1956. Waktu itu namanya masih FK Makassar. Namun dengan peresmian tersebut menyebabkan status Fakultas Kedokteran Makassar berubah menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Nama yang berubah ini terjadi dikarenakan syarat pendirian universitas saat itu adalah minimal satu fakultas eksakta dan dua fakultas non-eksakta. Maksud eksakta adalah science sedangkan non eksakta adalah ilmu sosial. Eksak = pasti.

Dengan demikian, Fakultas Kedokteran Makassar ada untuk melengkapi Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum yang lebih dulu hadir (8 Oktober 1984). Dengan demikian syarat untuk membuat universitas sudah tercapai deh. 

Informasi Seputar FK Unhas

Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin
Sumber Freepik

Masih dari sumber yang sama, jika kalian ingin mengunjungi kampus ini, Mimin spill alamatnya ya! Berlokasi di Jln. Perintis Kemerdekaan
Gedung Rektorat Unhas Lt.7, kalian perlu sedikit olahraga kalo mau kemari.

Pastikan juga kalian pergi di jam kerja Senin – Jumat jam 08:00 – 16:00 WITA. Bisa juga menghubungi di nomor +62 853-4374-2764.

Baca juga :  Komposisi Fungsi : Materi Kelas X / Materi SBMPTN

Kenapa kira-kira harus pilih universitas Hasanuddin? Hmmm…

Jadi gini, jadi dokter kan harus lebih banyak praktiknya dong ya.. Nah di Unhas ini kalian bisa mendapatkan pendidikan utama di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar danRSP. Universitas Hasanuddin, Makassar. Harapannya dengan kerjasama ini calon dokter dapat mengenal berbagai kasus secara lebih global.

Kemudian ada pula RS PENDIDIKAN JEJARING/SATELIT yaitu RS Labuang Baji, Makassar, RSAD Pelamonia, Makassar, RSI Faisal, Makassar, RSUD Andi Makassau, Pare, dan RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Dari itu semua mahasiswa dan mahasiswi calon dokter semakin mengetahui penanganan dan pelayanan di setiap RS serta kasus terbanyak yang ditangani di RS tersebut.

Tidak hanya secara lokal dan nasional, tapi ternyata Unhas juga punya cara nih buat go Internasional. Terbukti FK Unhas bekerjasama juga dengan Hamawaki Orthopaedic Hospital, Japan dan Hiroshima University, Japan. Oke, jadi kalian bisa ke Jepang bukan cuma buat nonton anime aja ya..

Oiya, ada pula jenjang pendidikan spesialis di Unhas yaitu:

  • Ilmu Penyakit Mata (A)
  • Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin (A)
  • Ilmu Penyakit Telinga, Hidung dan Tenggorokan (A)
  • Anestesiologi (A)
  • Ilmu Bedah (A)
  • Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan (A)
  • Ilmu Kedokteran Forensik (B)
  • Ilmu Kesehatan Anak (A)
  • Ilmu Bedah Orthopaedi Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah (A)
  • Ilmu Patologi Anatomi (A)
  • Ilmu Patologi Klinik (A)
  • Psikiatri (B)
  • Ilmu Gizi Klinik (A)
  • Radiologi (A)
  • Spesialis Bedah Saraf (B)
  • Mikrobiologi Klinik (B)
  • Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (B)
  • Neurologi (A)
  • Ilmu Bedah (A)
  • Ilmu Penyakit Dalam (A)

Kalau kalian masuk Fakultas Kedokteran Unhas, kalian bisa memilih 2 Program Studi, yakni Pendididikan Dokter dan Psikologi.

UNHAS sendiri juga nggak mau kalah melahirkan alumni-alumni yang berkualitas. Beberapa alumni terkenal lulusan UNHAS adalah Jusuf Kalla (Mantan Presiden RI ke-10 dan ke-12) dan Terawan Agus Putranto (Menteri Kesehatan Periode 2019-2024).

Baca juga :  Biaya Kedokteran UNPAD

Waw, kampus seterkenal ini kira-kira berapa ya biayanya?

Untuk biaya kuliahnya, sejak tahun 2013 UNHAS sudah menggunakan sistem UKT, dimana penentuan besarannya didasarkan dari penghasilan orang tua mahasiswa masing-masing. Semakin rendah penghasilan orang tua dari mahasiswa, maka nominal UKTnya semakin kecil. Sebaliknya, semakin tinggi penghasilan orang tuan, maka nominal UKT semakin besar. Sistem ini disebut juga sebagai subsidi silang

Bagi calon mahasiswa yang masuk UNHAS melalui jalur mandiri, maka golongan UKTnya berada di kelompok VII dan biasanya akan dikenakan dana pengembangan juga.

Nah kalau kalian tertarik masuk ke Fakultas Kedokteran UNHAS, harus mempersiapkan biaya Rp20 juta per semesternya.

Sementara bagi mahasiswa yang mendaftar lewat jalur mandiri, akan ditarik juga dana pengembangan sebesar Rp250 juta, yang harus dibayar di awal semester.

Jalur Masuk Universitas Hasanuddin

UNHAS membuka beberapa jalur masuk untuk calon mahasiswanya. Berikut beberapa jalur masuk Universitas Hasanuddin.

1. Jalur SNMPTN

SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) adalah jalur masuk yang memberikan kesempatan kepada siswa yang berprestasi dalam bidang akademik di sekolahnya. Seleksi ini menggunakan sistem penyaringan nilai rapor semester 1-5 untuk SMA/MA/sederajat serta seleksi portofolio akademik lainnya.

2. Jalur SBMPTN

 

SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) merupakan jalur masuk yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk masuk PTN melalui seleksi nasional ujian tertulis. Waktu pendaftaran seleksi ini biasanya dilakukan setelah SNMPTN selesai, dan bagi yang belum lulus SNMPTN bisa berkesempatan masuk perguruan tinggi melalui jalur ini.

3. Jalur Bidikmisi

Bidikmisi merupakan sebuah kesempatan yang diberikan pemerintah kepada calon mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi namun mempunyai prestasi akademik yang bagus. Lewat Bidikmisi, pemerintah memberikan pembiayaan terhadap biaya kuliah maupun biaya hidup mahasiswa tersebut sampai lulus tepat waktu, sehingga mahasiswanya hanya perlu fokus untuk kuliah dan mengejar prestasi.

Baca juga :  Raih Mimpimu dengan Beasiswa Jurusan Masuk Kedokteran
4. Jalur Mandiri

Jalur mandiri adalah sebuah kesempatan masuk UNHAS yang diberikan oleh pihak UNHAS sendiri. Jalur Mandiri UNHAS ada 2 jalur, yaitu:

a. Jalur Non-Subsidi (JNS)

Adalah kesempatan masuk UNHAS yang diberikan kepada calon mahasiswa yang mempunyai kemampuan finansial dan nggak lulus SBMPTN. Pendaftarannya dibuka setelah SBMPTN dan peserta yang masuk Jalur Mandiri Non-Subsidi harus punya nomor pendaftaran SBMPTN. Calon mahasiswanya nggak perlu mengerjakan ujian tertulis lagi, karena penentuan kelulusannya berdasarkan pengurutan nilai yang diperoleh saat SBMPTN.

b. Jalur Penelusuran Prestasi Olahraga, Seni, dan Keilmuan (POSK)

Adalah kesempatan masuk UNHAS yang diberikan kepada calon mahasiswa yang nggak lulus SBMPTN tapi punya prestasi akademik, olahraga, seni, atau keilmuan. Kelulusan seleksi ini ditentukan melalui perangkingan nilai SBMPTN dan prestasi bidang POSK yang dilampirkan. Waktu pelaksanaan seleksi ini juga dilaksanakan setelah SBMPTN.

Banyak yang bilang jadi dokter butuh biaya mahal. Yah sebenernya ga ada yang begitu asal sesuai dengan kemampuan. Artinya begini, jadi dokter harus mumpuni juga kondisi otaknya ya kan? Bukan hanya sekedar gengsi. Jadikan pekerjaan ini memang arahmu, walau ada yang bilang pisau tumpul pun diasah akan tajam.

Jadi gimana nih, udah mantep belum mau masuk Fakultas kedokteran Universitas Hasanuddin? Kalau udah mantep kalian bisa les privat di sini biar nilainya makin kece dan peluang untuk bisa masuk ke Unhas semakin terbuka lebar.

Baca juga :

Tutor Indonesia

Les private 

Referensi:

unhas.ac.id

Okezone.com

Mata kuliah kedokteran

Tim Bimbel Kedokteran.com ada disini untuk membantu Anda. Konsultasikan kebutuhan Les SBMPTN Kedokteran kepada tim kami.