les kedokteran, bimbel kedokteran ui, bimbel kedokteran, bimbel masuk kedokteran, bimbel karantina kedokteran, bimbel fk, bimbel utbk, les privat utbk, bimbel masuk ugm, bimbel masuk ptn, bimbel ptn, karantina ui, karantina snbt, karantina utbk, bimbel snbt, bimbel karantina

Les Intensif UTBK Buat Apa Sih?

Les intensif UTBK

Sudah 2023 aja nih! Sudah siap jadi anak kuliah? Membayangkannya seakan indah gitu ya, padahal untuk menuju kesitu benar-benar butuh kerja keras. Tidak sedikit juga yang mulai mencari les intensif UTBK. Duh buat apa sih?

Les Intensif UTBK Apa dan Bagaimana

Les intensif UTBK
Sumber Freepik

Eniwey busway, kalian udah tau belum apa itu UTBK? Biar kita lebih nyambung mari kita cari tau dulu yuk.

Pengertian UTBK sendiri adalah ujian atau tes seleksi yang kalian ambil untuk masuk PTN. Adapun kepanjangan UTBK adalah Ujian Tulis Berbasis Komputer. Artinya, kalian akan menggunakan komputer selama ujian. Bukan kertas lembar jawaban dan pensil. UTBK sendiri dicetuskan sejak 2018, kemudian mulai dilaksanakan pada 2019.

Gampangnya ini mirip dengan TOEFL, yang mana jika kalian ingin mengambil tes bahasa Inggris ini, kalian harus menghubungi institusi yang menyelenggarakan TOEFL. Hasil tesnya kemudian dapat kita gunakan sesuai kebutuhan, seperti untuk mengajukan beasiswa atau mengikuti wisuda.

Nah sama dengan UTBK. Sejak 2019, UTBK diselenggarakan oleh LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi), yang juga mengelola pendaftaran, penjadwalan, hingga pengumuman hasil ujian. Makanya sayang banget kalau ga mencapai target, ya kan?

Ada tiga pilihan jurusan di UTBK, yaitu saintek, soshum, dan campuran. Mata uji UTBK terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Ini kita masih bahas yang 2019 lho ya, kecuali pada UTBK 2020. Penyelenggaraan UTBK 2020 harus menyesuaikan dengan situasi pandemi yang tengah berlangsung, sehingga rumpun campuran dan mata uji TKA ditiadakan.

Hasil nilai UTBK kalian bisa digunakan untuk mendaftar ke PTN saat SNMPTN. Nah, inilah bedanya dengan SBMPTN. UTBK adalah nama ujiannya dan SBMPTN adalah proses seleksinya. Pelaksanaan UTBK oleh LTMPT memiliki keunggulan karena hasil tes kredibel, terstandar, dan nilai diberikan secara individu kepada peserta.

Baca juga :  Redoks dan Elektrokimia : Kimia UTBK

Ketentuan Mengikuti UTBK

Les intensif UTBK
Sumber Freepik

Ada beberapa hal yang perlu kalian garis bawahi mengenai UTBK ya dan mengapa sebaiknya mengikuti les intensif UTBK. Bukan mau menakut-nakuti tapi inilah yang perlu kalian ingat:

A. Peserta hanya boleh mengikuti UTBK sebanyak satu kali.

B. Hasil UTBK berlaku untuk mengikuti SBMPTN dan penerimaan di PTN pada tahun yang sama.

C. SBMPTN dilakukan berdasarkan hasil UTBK dan dapat ditambah dengan kriteria lain sesuai dengan talenta khusus yang ditetapkan PTN, PTKIN dan Politeknik Negeri yang bersangkutan.

Kata kuncinya adalah satu kali tes di tahun yang sama. Jadi kalau nilai kalian tidak mencukupi, yasudah tinggal gigit jari dan ketinggalan deh dengan teman-teman kalian yang sudah lebih dulu jadi mahasiswa.

Syarat UTBK

– Sudah memiliki akun LTMPT dan sudah permanen sebelum penutupan akun.

– Merupakan siswa SMA/MA/SMK dan harus memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12, atau peserta didik Paket C dengan umur maksimal 25 tahun.

– Lulusan SMA/MA/SMK tahun 2020 dan 2021 atau lulusan Paket C tahun 2020 dan 2021 harus memiliki ijazah dengan umur maksimal 25 tahun.

– Peserta yang mendaftar di jurusan Soshum akan mengikuti TPS dan TKA Soshum, sama halnya dengan Saintek, sedangkan untuk campuran akan mengikuti TPS, TKA Soshum, dan TKA Saintek.

-Membayar biaya pendaftaran.

Lalu berapa kira-kira biayanya? Rp. 200.000 (dua ratus ribu rupiah) untuk kelompok ujian saintek atau soshum.
Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) untuk kelompok ujian campuran.
Biaya pendaftaran UTBK ini tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun. Makanya kalian harus mempersiapkannya dengan baik ya!

Ada juga kiat untuk lebih irit yaitu dengan mengetahui kemampuan kalian dan tidak asal ambil jurusan. Untuk memasuki dunia perkuliahan nantinya akan dikelompokkan dalam studi IPA (saintek), studi IPS (soshum). Jurusan saintek merupakan singkatan dari sains dan teknologi. Biasanya, hanya siswa yang berasal dari jurusan IPA saja yang diperbolehkan untuk mengambil peminatan studi ini.

Baca juga :  Panduan Lengkap Tahapan Menjadi Profesi Dokter yang Mulia

Sedangkan kelompok soshum merupakan singkatan dari sosial dan humaniora. Dalam kelompok studi ini, biasanya diperuntukkan untuk siswa yang nantinya mengambil jurusan di kelompok IPS.

Kedua kelompok studi tersebut nantinya akan diujikan dalam ujian masuk mahasiswa baru di setiap perguruan tinggi, baik UTBK, ujian mandiri, atau ujian masuk yang lainnya. Jadi jangan asal ya kecuali kalian mau mencoba campuran. Jadi pilihan pertama IPA dan pilihan kedua IPS.

Bagi peserta rumpun saintek, materi yang diujikan di antaranya:

Matematika IPA.
Kimia.
Fisika.
Biologi.
Bahasa Inggris.
Bahasa Indonesia.
Adapun untuk peserta rumpun soshum, materi yang diujikan di antaranya:

Matematika Soshum.
Ekonomi.
Geografi.
Sejarah.
Sosiologi.
Bahasa Inggris.
Bahasa Indonesia.

Agak susah juga sih kalau tidak belajar ya kan? Makanya sebisa mungkin mumpung baru awal tahun sebaiknya memang digas ya! Kebut kebut kebut dengan les Intensif UTBK biar kalian bisa lebih efektif dan efisien dalam belajar.

Jangan lupa juga untuk terus memantengin beberapa akun media sosial resmi Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BPPP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang ditunjuk sebagai penyelenggara seleksi masuk perguruan tinggi negeri tahun 2023.

Gimana? udah tau kira-kira masalah bimbel SNBT mau dimana? Bahkan kalian juga tidak perlu khawatir soal karir. Biar nyicil ayem, perlu nih kayaknya ikutan karantina UTBK. Tinggal browse aja les privat terbaik di sekitar lokasi kalian!

Mata kuliah kedokteran

Referensi:

1. Gramedia.com

2. Lesprivatsbmptn.id

Tim Bimbel Kedokteran.com ada disini untuk membantu Anda. Konsultasikan kebutuhan Les SBMPTN Kedokteran kepada tim kami.