bimbel kedokteran terbaik

Sistem Tubuh Manusia : Biologi UTBK

Sistem tubuh manusia terdiri atas sistem gerak yang meliputi adanya otot, tulang, dan sendi.

Setiap makhluk hidup pasti memiliki ciri-ciri kehidupan, yang salah satu dari ciri tersebut adalah bergerak. Gerak dilakukan semua makhluk hidup baik secara langsung maupun secara tidak langsung.

Gerak dalam ilmu fisikan diartikan sebagai perpindahan suatu benda atau partikel dari satu titik ke titik lain. Tentu definisi tersebut tidak dapat kita gunakan langsung untuk mendefinisikan gerak pada makhluk hidup, karena keterbatasan cakupan definisi dari pengertian gerak tersebut.

Sistem gerak pada manusia dibedakan menjadi 2 macam yaitu: sistem gerak aktif, dan sistem gerak pasif.

Otot dan Sistem Tubuh Manusia Lainnya

Otot merupakan bagian yang dibangun dari jaringan otot sendiri. Otot sendiri terbagi menjadi 3 jenis, yaitu : Otot Polos, Otot Lurik dan Otot Jantung. Pembagian tersebut didasarkan pada cara kerja dan struktur daripada otot-otot tersebut.

Otot Polos

Setiap serabut otot polos adalah sel tunggal, berbentuk gelendong dengan satu inti yang terletak di tengah. Sel-sel itu tersusun dalam lembaran. Jika kita lihat di bawah mikroskop cahaya, otot polos tidak memperlihatkan pola lurik melintang. Permukaannya polos. Sel-selnya mengandung filamen tipis maupun tebal aktin dan miosin, dan filamen tersebut tersusun menjadi fibril kontraktil. Otot polos ini dapat berkontraksi secara spontan, terutama dikendalikan oleh neuron motor dari system saraf simpatik dan parasimpatik.

Kerja otot polos jauh lebih lambat daripada otot kerangka. Otot polos memerlukan waktu 3-180 detik untuk berkontraksi. Perbedaan lain dari otot kerangka adalah kemampuannya untuk tetap berkontraksi pada berbaga panjang. Otot ini bekerja terus-menerus dan tidak dipengaruhi oleh kesadaran dan tidak mudah lelah. Dipersarafi oleh saraf autonom. Jenis ini terdapat pada organ dalam selain jantung, misalnya lambung, usus, ginjal.

Otot Lurik

memiliki ciri-ciri terdapat kesan lurik atau garis-garis pada struktur jaringannya, bekerja dengan kehendak atau dengan kendali pikiran kita. Sering kali disebut sebagai otot rangka karena otot ini yang melekat pada rangka atau tulang hewan atau manusia. Otot rangka terdapat hampir terdapat pada seluruh otot luar pada hewan dan manusia, seperti pada lengan, kaki, perut dan lain-lain.

Baca juga :  Komposisi Fungsi : Materi Kelas X / Materi SBMPTN

Otot ini bekerja di bawah kesadaran. Pada otot lurik, fibril-fibrilnya mempunyai jalur-jalur melintang gelap (anisotrop) dan terang (isotrop) yang tersusun berselang-seling. Sel-selnya berbentuk silindris dan mempunyai banyak inti.

Otot lurik dapat berkontraksi dengan cepat dan mempunyai periode istirahat berkali-kali. Otot kerangka dapat berkontraksi bila diberikan rangsangan karena diinervasi oleh saraf sadar atau motoris. Rangsangan tersebut bias berupa panas, kimia, mekanis dan elektris. Sumber energi untuk kontraksi otot adalah ATP. Otot lurik ini memiliki kumpulan serabut yang dibungkus oleh fasia propria. Kumpulan serabut otot yang dibungkus oles fasia propia dibungkus oleh serabut fasia superfasialis.

Gabungan otot berbentuk kumparan dan terdirir bagian:

  1. ventrikel (empal), merupakan bagian tengah yang menggembung
    1. urat otot (tendon), merupakan kedua ujung yang mengecil.

Urat otot (tendon) tersusun dari jaringan ikat dan bersifat keras serta liat. Berdasarkan cara melekatnya pada tulang, tendon dibedakan sebagai berikut.

  1. Origo, merupakan tendon yang melekat pada tulang yang tidak berubah kedudukannya ketika otot berkontraksi.
  2. Insersio, merupakan tendon yang melekat pada tulang yang bergerak ketika otot berkontraksi.

Contoh otot kerangka adalah otot bisep dan trisep yang terletak pada lengan atas. Otot yang dilatih terus-menerus akan membesar atau mengalami hipertrofi, contohnya pada binaragawan. Sebaliknya kalau otot tidak digunakan (tidak ada aktifitas) akan menjadi kisut atau mengalami atrofi.

Otot Jantung

sistem tubuh manusia
sistem gerak tubuh manusia

Otot jantung hanya terdapat pada organ jantung saja. Otot jantung terdiri atas serabut lurik. Miofibril otot jantung bercabang-cabang dan mitokondrianya lebih banyak daripada yang terdapat pada serabut otot kerangka. Bentuk otot jantung seperti gelendong dengan inti berjumlah banyak dan terletak di tepi.

Cara kerja otot jantung adalah secara terus-menerus dengan ritme atau irama yang tetap, dan tidak dipengaruhi oleh kesadaran, serta tidak mudah lelah. Dipersarafi oleh saraf otonom.

Tulang Dalam Sistem Tubuh Manusia

Merupakan alat gerak pasif, disebut demikian karena tulang tidak dapat melakukan gerakan apapun tanpa adanya gerakan dari otot, sehingga gerakan tulang hanyalah mengikuti gerakan dari otot dan sebagai tempat melekatnya otot.

Baca juga :  Biologi Sel : Biologi UTBK

Fungsi tulang adalah:

  1. Sebagai alat gerak pasif
  2. Tempat melekatnya otot (Fixasi)
  3. Melindungi organ-organ viseral yang penting (Protektor)
  4. Menegakkan dan memberi bentuk pada tubuh (Power)
  5. Tempat perombakan dan pembentukan sel darah merah
  6. Tempat penyimpanan garam mineral

Tulang manusia berjumlah + 206 buah tulang, dan lebih banyak ketika kecil. Tulang terbesar adalah tulang paha sedangkan yang terkecil adalah tulang sanggurdi yang terletak di dalam telinga bagian dalam.

Berdasarkan bentuknya tulang dikelompokkan menjadi:

a. Tulang panjang atau tulang pipa contohnya tulang lengan, tulang paha, ruas-ruas tulang jari. Dibagian dalam ujung tulang pipa berisi sumsum merah yang berperan sebagai tempat pembentukan sel darah merah.

b. Tulang pipih contohnya tulang belikat, tulang panggul, tulang dada dan tulang rusuk.

c. Tulang pendek contohnya tulang pada pergelangan tangan, pergelangan kaki, tepalak tangan, telapak kaki serta ruas-ruas tulang belakang.

d. Tulang tak beraturan contohnya, tulang punggung dan tulang rahang.

  1. Hubungan Antar Tulang

Tulang-tulang kita memiliki perpotongan antara ruas-ruasnya. Perpotongan ini dihubungkan oleh suatu struktur yang dinamakan Artikulasi (persendian). Penghubung antara tulang tersebut pada umumnya dibangun dari struktur tulang rawan, tetapi pada beberapa bagian yang lain dapat dihubungkan oleh jaringan lain.

Peran dari artikusi atau penghubung antara tulang adalah memngkinkan terjadinya gerakan.Artikulasi memiliki beberapa bentuk atau struktur, antara lain : Amfiarthrosis, Sinartrosis dan Diartrosis.

Amfiartosis adalah persendian dimana gerakan yang terjadi amat terbatas. Misalnya hubungan antar tulang rusuk dengan ruas-ruas tulang belakang. Tulang-tulang tersebut dapat menimbulkan gerakan pada saat kita bernapas.

Persendian sinartrosis tidak memungkinkan adanya gerakan. Persendian ini dibedakan menjadi dua.

sistem tubuh manusia
otot rangka manusia
  1. Sinartrosis Sinkondrosis

Pada persendian ini penghubungnya adalah tulang rawan. Misalnya: Hubungan antara tulang rusuk dan ruas tulang dada, Hubungan antara ruas-ruas tulang belakang.

  • Sinartrosis Sinfibrosis

Pada persendian ini penghubungnya adalah serabut jaringan ikat. Misalnya: hubungan antar tulang tengkorak (sutura).

Pada jenis persendian diartosis, gerakan yang terjadi banyak dan leluasa. Macam-macam persendian diartosis yaitu sebagai berikut.

  1. Sendi Peluru

Sendi peluru adalah hubungan antartulang di mana kedua ujung tulang berbentuk bongkol dan lekuk, serta memungkinkan pergerakan yang lebih bebas berporos tiga. Hubungan ini terjadi pada persendian antara tulang belikat dengan tulang lengan atas, antara tulang paha dengan tulang pinggul.

  • Sendi Pelana
Baca juga :  Peluang dan Statistika : Materi UTBK/SBMPTN

Hubungan antartulang yang memungkinkan gerakan kedua arah, dengan bidang-bidang sendinya berbentuk pelana. Hubungan ini dapat terjadi pada persendian antara tulang pergelangan tangan dengan tulang telapak tangan, persendian pada ibu jari, metakarpal dan karpal.

  • Sendi Engsel

Hubungan antartulang di mana ujung-ujungnya seperti engsel dan berbentuk lekukan. Gerakan sendi ini mempunyai 1 poros. Hubungan ini dapat terjadi pada siku, lutut, dan jari-jari.

  • Sendi Putar

Hubungan antartulang, di mana tulang yang satu berputar terhadap tulang lain. Gerakan rotasi dari sendi putar memiliki 1 poros. Hubungan sendi ini dapat terjadi antara tulang hasta dan tulang pengumpil, antara tulang kepala dan tulang atlas, antara tulang betis dan kering.

  • Sendi Luncur       

Hubungan antartulang yang memungkinkan gerakan tulang badan membungkuk dan menggeliat. Sendi ini tidak berporos. Hubungan ini dapat terjadi pada hubungan antar ruas tulang belakang, persendian antara pergelangan tangan dan tulang pengumpil.

Contoh Soal

  1. Hubungan antara dua tulang yang gerakannya sangat terbatas disebut…..

Jawaban: Amfiartosis

2. Dalam sel-sel otot, di samping ATP terdapat molekul khas yang dapat memanfaatkan energi yang dibebaskan oleh ATP untuk kontraksi otot, yaitu ….

Jawaban : Adenosin Triphosphat

3. Penyebab kelelahan pada otot adalah penumpukan ….

Jawaban: Asam laktat

Tinjau kembali reaksi terang dan gelap serta proses pembentukan energi. Dengan demikian kita dapat menemukan bahaya asam laktat bagi tubuh jika terjadi penumpukan.

Nah, itu dia pembahasan Sitsem Tubuh Manusia. Apabila ada pertanyaan atau pendapat yang ingin disampaikan, bisa langsung serukan dikolom komentar dibawah ya.

Hubungi kami di 089628522526  atau Head Office kami 021-77844897 di setiap senin s.d jumat 09.00-17.00. Anda bisa menemui kami langsung di kantor Ocean Terrace Residence Blok E1 No.1 Jalan Tole Iskandar, Tirtajaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. bimbel-kedokteran.com melayani les privat untuk semua wilayah Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Tim Bimbel Kedokteran.com ada disini untuk membantu Anda. Konsultasikan kebutuhan Les SBMPTN Kedokteran kepada tim kami.