bimbel kedokteran terbaik

Stoikiometri : Kimia UTBK

stoikiometri

Stoikiometri merupakan satu materi ilmu kimia yang fokus pada kuantitas suatu zat.  jadi konsepnya adalah menyamakan antara sisi kiri dan kanan dalam sebuah reaksi agar berjalan seimbang.

Ada setengah reaksi dan juga ada reaksi penuh. Beberapa ketentuan seperti hukum Avogadro, konsep STP, dan nilai-nilai lainnya perlu menjadi perhatian.

Mari kita langsung saja ke praktik soal.

Contoh Soal Stoikiometri

 

barisan dan deret
contoh bentuk geometri

Sebelumnya, mari tidak melupakan rumus ini:

Mol = massa/Mr = volume /22.4L = jumlah molekul / 6,023.10²³

Angka 22,4 L merupakan volume gas ideal dalam keadaan STP (Standard Temperature and Pressure), dengan tekanan gas (P) = 1 atm, dan suhu (T) = 273 K. Sementara angka 6,02 x 1023 merupakan besaran tetapan Avogadro. Jadi, 1 mol zat apa pun memiliki jumlah partikel yang sama yaitu sebanyak 6,02 x 1023 partikel.

Massa Molar (Mr) adalah massa dari suatu senyawa. Sedangkan Ar (massa Atom) adalah massa dari atom.

a. 200 gram CuSO4.nH2O dipanaskan hingga semua airnya menguap dan diperoleh berat konstan 128 gram. Tentukan jumlah air kristal dalam senyawa tersebut ! (Ar Cu = 64, S = 32, O = 16, H = 1)

Jawab :

Massa CuSO4 = 128 gram

Massa H2O = 200 gram – 128 gram = 72 gram

Perbandingan mol CuSO4 : H2O =  :

=massa/Mr  : massa/Mr (H2O)

= 0,8 : 4

= 1 : 5

Rumus air kristal CuSO4.5H2O, jadi jumlah air kristal = 5.

b. Berapa massa Al2O3 yang dihasilkan jika 5,4 gram aluminium dioksidasikan dengan kalium klorat?

komposisi fungsi
fungsi

Reaksi:

Al + KClO3  → Al2O3 + KCl

Jawaban:

– Cek kedua reaksi tersebut apakah sudah seimbang atau belum. Ada 2 Al di sisi kiri, artinya kita perlu menambah AL di sisi kanan juga.

Reaksi menjadi:

2AL + KClO3 –> Al2O3 +KCl

Baca juga :  Kesetimbangan Kimia : Kimia UTBK

2: 1 —> 1:1

2×5,4 g = 10.8/32.4 = mol. Hasilnya adalah mol yang kemudian dapat disetarakan dengan sisi kanan.

c. 34 gram AgNO3 dilarutkan dalam air hingga volumenya menjadi 200 mL. 50 mL larutan ini diambil, kemudian direaksikan dengan 75 mL larutan BaCl2. Tentukan:

    1. Berapa massa AgCl yang terjadi?
    2. Berapa molaritas larutan BaCl2?

Reaksi:

AgNO3 + BaCl2 → AgCl + Ba(NO3)2

Seperti biasa, setarakan dulu reaksinya

2AgNO3 + BaCl2 –> 2AgCl + Ba (NO3)2

Perbandingan mol menjadi 2:1 –> 2 : 1

Dengan mengetahui Mr, maka kita dapat mencari Molaritas dengan hukum pengenceran M1. v1 = M2. v2

Nah, itu dia pembahasan Stoikiometri. Apabila ada pertanyaan atau pendapat yang ingin disampaikan, bisa langsung serukan dikolom komentar dibawah ya.

Hubungi kami di 089628522526  atau Head Office kami 021-77844897 di setiap senin s.d jumat 09.00-17.00. Anda bisa menemui kami langsung di kantor Ocean Terrace Residence Blok E1 No.1 Jalan Tole Iskandar, Tirtajaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. bimbel-kedokteran.com melayani les privat untuk semua wilayah Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Tim Bimbel Kedokteran.com ada disini untuk membantu Anda. Konsultasikan kebutuhan Les SBMPTN Kedokteran kepada tim kami.